Arsip Berita Terbaru

Polling

Bagaimanakah kinerja instansi pemerintah daerah di Kabupaten Kebumen ?
Sangat Baik
Baik
Cukup
Tidak Tahu

Submit Lihat Hasil Polling

Bagaimanakah website ini?
Baik
Cukup
Kurang

Submit Lihat Hasil Polling

Berita / Berita Terbaru / Detail

Anyaman Pandan ibarat “mutiara terpendam”; salah satu potensi yang belum dioptimalkan. Karena itu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Kebumen, dalam salah satu kegiatan Pelatihan Kerajianan Anyaman Pandan, menyelenggarakan kunjungan lapangan ke IKM yang telah sukses memproduksi serta memasarkan hingga ke luar negeri. 
Hal itulah yang melatarbelakangi Dinas Perindag Kebumen menyelenggarakan kunjungan lapangan bagi para IKM yang memproduksi kerajinan berbahan baku Anyaman Pandan beberapa hari yang lalu. Kunjungan kali ini ke “Yudha Craft” Desa Caturharjo, Kecamatan Pandak, Kabupaten Bantul. 
Pemilihan lokasi tersebut sangatlah tepat, karena “Yudha Craft”, yang dipimpin oleh Sutaryono, merupakan IKM yang sangat berpengalaman dalam memproduksi serta memasarkan kerajinan berbahan baku anyaman pandan. Selama lima belas tahun berkecimpung mengelola usaha berbagai anyaman pandan, seperti pouch, clutch bag, alas perabotan rumah tangga, kotak pensil, topi pantai, binder, dll. Yang tidak dinyana, sebagian besar bahan bakunya selama ini ternyata didatangkan dari Karanggayam Kebumen. 
Selain dari bahan anyaman pandan, “Yudha Craft” juga memproduksi kerajinan dari bahan rotan dan lidi. Inovasi produk pun selalu dilakukan agar konsumen tidak jenuh. Inovasi dimaksud antara lain penambahan payet pada clutch bag, decoupage, kombinasi vinyl, pemilihan warna, kombinasi batik, dll. Semua dilakukan mengikuti selera pasar. Pemasaran produknya dilakukan melalui berbagai media, baik online maupun konvensional; dan saat ini telah menembus eksport antara lain ke Spanyol, Paris, serta Jepang.
Selain berbagi pengalaman, Sutaryono juga memberi semangat dan pesan kepada peserta kunjungan, antara lain harus telaten, kreatif, mengikuti selera pasar, hati-hati bila eksport melalui pihak ketiga.
“Yudha Craft” pun telah melakukan kerjasama dengan Biro Perjalanan Wisata Daerah Yogyakarta. Dampak positifnya, “Yudha Craft” sering dijadikan sebagai destinasi wisata kerajinan, serta menjadi lokasi magang dari berbagai daerah di luar provinsi DIY dan bahkan dari luar negeri. (Admin/DTW)